Tips Memulai Bisnis dan Usaha

Sebenarnya banyak sekali yang harus dipelajari untuk jadi wiraswastawan/ ti yang sukses. Ada yang belajar melalui teori atau ada yang belajar dari pengalaman orang lain lalu kemudian menjalani, dan ada yang langsung terjun ke dunia wiraswasta. Cara manapun yang diambil tidak ada yang salah,  hanya saja akan mempunyai konsekuensi masing2.

Secara teoritis seorang wiraswastawan/ ti harus mempunyai KSA, knowledge-skill- attitude.

Knowledge adalah pengetahuan teoritis.

Skill adalah keterampilan, biasanya ada 2 yaitu soft-skill dan hard-skill.

Attitude adalah perilaku kita.

Knowledge

Sebagai seorang wiraswasta kita harus tahu mengenai teori2 yang berkaitan dengan management. Misalkan saja menghitung biaya, proses/alur kerja, pemasaran, pembukuan, pricing strategy, dan banyak lagi lainnya.

Skill

Seperti yang saya sebut tadi ada dua macam yaitu hard skill dan soft skill. Secara mudah saya definisikan hard skill adalah keterampilan yang berhubungan dengan knowledge/teori, sedangkan soft skill adalah keterampilan yang berhubungan dengan hubungan antar manusia.

Contoh hard skill, misalkan membuat special discount membership untuk pelanggan salon. Membership akan mendorong stability demand tapi berhubungan juga dengan perhitungan biaya, estimasi pendapatan. Special discount membership ini semuanya berkaitan dengan perhitungan kuantitatif yang memakai ilmu2 dasar (knowledge) mengenai biaya, anggaran, hukum demand-supply, daya beli pelanggan, dlsb.

Contoh soft skill, misalkan bernegosiasi dengan pelanggan, presentasi produk supaya menarik pembeli/pelanggan, leadership, dsb.

Attitude

Seorang wiraswasta harus mempunyai sifat2 seperti berikut pantang menyerah, inovatif, berpikir positif, berorientasi pada layanan yang baik, dan sebagainya.

Sebenarnya banyak hal yang harus dipelajari dan diketahui untuk menjadi wiraswasta tetapi kita akan ketinggalan dari orang lain kalau harus belajar semua aspek bisnisnya. Kalau terjun langsung ke wiraswasta tanpa tahu teori juga akan menaikkan risiko (mungkin anda perlu cari tahu mengenai learning cost).

Banyak orang menjalankan suatu aktifitas dengan kesenangan hati (hobby) dan kemudian mengkonversinya ke bisnis, misalkan senang tanaman hias kemudian membuka outlet tanaman hias, senang travel kemudian membuka biro perjalanan, senang makan kemudian membuat acara wisata kuliner, dsb. Orang2 jenis ini sebenarnya telah belajar tentang proses dari sebuah kegiatan bisnis sehingga ketika membuka bisnisnya sendiri mereka sudah tahu benar tentang proses, misalkan merekomendasi tanaman untuk sebuah taman yang terbuka, merekomendasi paket liburan, menyarankan potongan rambut yang cocok, dsb.

Banyak juga orang yang langsung terjun berbisnis, ada yang langsung berhasil ada juga yang jatuh bangun dan setelah beberapa kali mencoba baru berhasil.

Kalau anda ingin langsung menjalankan bisnis tersebut, anda harus menjalaninya dengan rasa senang hati walaupun nanti ada pelanggan yang marah. Anda juga harus belajar hard-soft skill secepat mungkin, pelajari proses kerja, menghitung biaya/anggaran/ arus kas, berhubungan dengan pelanggan, dsb. Anda juga harus tetap waspada akan persaingan bisnis, perubahan lingkungan, hubungan kerja dengan anak buah, dll.

Mungkin anda jadi pusing membaca artikel saya ini, tetapi that is the fact about entrepreneur. Anda tidak perlu berkecil hati kalau hari ini bingung, anda bisa mulai dengan berpikir positif, kemauan kuat, mau belajar dan yakin anda bisa, maka anda akan sukses berwiraswasta.

Sekali anda takut gagal, sekali anda berpikir negatif, sekali anda patah semangat, maka anda akan gagal dan Jadi buang jauh2 hal2 buruk tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s